Senin, 06 Desember 2010

ANALISIS SISTEM PENGAWASAN PEMBERIAN KREDIT PADA PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) CABANG MEDAN



ANALISIS SISTEM PENGAWASAN PEMBERIAN KREDIT PADA
 PT. BANK TABUNGAN NEGARA (PERSERO) CABANG MEDAN
ABSTRAK

            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan sistem pengawasan kredit pada PT. Bank Tabungan Negara, Cabang Medan dan mengetahui apakah Pemberian kredit telah dijalankan sesuai dengan perkreditan perbankan dan presedur pemberian kredit.

            Jenis penelitian yang dilakukan oleh Penulis adalah penelitian lapangan dalam bentuk studi kasus dengan mendatangi objek penelitian yaitu PT. Bank Tabungan Negara, Cabang Medan. Adapun jenis data yang digunakan adalah data primer yang merupakan hasil wawancara berupa tanya jawab dengan pihak bagian kredit, dan data sekunder berupa struktur organisasi Perusahaan, sejarah singkat Perusahaan, dan daftar kolektibilitas kredit tahun 2005 sampai 2007. Teknik analisis data yang digunakan adalah metode deskriptif.

            Penulis dapat mengambil kesimpulan bahwa pelaksanaan sistem pengawasan pemberian kredit pada PT. Bank Tabungan Negara, Cabang Medan cukup efektif. Pengawasan kredit yang dilakukan oleh PT. Bank Tabungan Negara, Cabang Medan mengalami peningkatan dari tahun 2005 ke tahun 2006 dan mengalami peningkatan juga pada tahun 2007 yang dapat dilihat dari ratio NPL (Non Performing Loan) yaitu sebesar 4,21% per 31 Desember 2005 yang mengalami peningkatan lagi menjadi 3,27% per 31 Desember 2006 serta mengalami peningkatan lagi menjadi 2,34% per 31 Desember 2007. Hal ini, sesuai dengan Surat Edaran BI no. SE No.6/23/DPNP tanggal 31 Mei 2004 dikatakan bahwa tingkat ratio NPL yang baik apabila kurang dari 5%. Pemberian kredit telah dijalankan sesuai dengan kebijaksanaan perkreditan bank dan prosedur pemberian kredit yaitu tahap permohonan kredit, tahap analisis kredit, dan tahap keputusan kredit.   


Kata Kunci: sistem, prosedur pemberian kredit, pengawasan kredit, NPL

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar